kholvad.com – Pemerintah Korea Selatan resmi memberlakukan program bebas visa sementara bagi wisatawan asal Indonesia mulai Kamis, 28 Mei 2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah Korea Selatan untuk meningkatkan sektor pariwisata nasional.
Menurut laporan Yonhap, wisatawan Indonesia kini dapat memasuki Korea Selatan tanpa visa dengan syarat tertentu. Program tersebut berlaku khusus untuk rombongan wisata yang terdiri dari minimal tiga orang.
Wisatawan yang memenuhi syarat akan diizinkan tinggal di Korea Selatan hingga 15 hari tanpa memerlukan visa reguler. Kebijakan ini langsung menarik perhatian masyarakat Indonesia yang selama ini cukup aktif berkunjung ke negara tersebut.
“Baca Juga: Phishing GTA 6 Merebak, Gamer Jadi Sasaran”
Kementerian Kehakiman Korea Selatan menjelaskan bahwa program bebas visa sementara ini akan berlangsung hingga akhir Desember 2026. Pemerintah akan mengevaluasi efektivitas kebijakan tersebut selama periode pelaksanaan.
Langkah ini diambil setelah pemerintah Korea Selatan memutuskan melonggarkan aturan masuk bagi wisatawan asing. Kebijakan tersebut sebelumnya dibahas dalam pertemuan strategi pariwisata nasional yang dipimpin Presiden Lee Jae Myung pada Februari lalu.
Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan internasional ke Korea Selatan setelah sektor pariwisata mengalami berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir.
Wisatawan Indonesia Harus Datang dalam Grup Minimal Tiga Orang
Meski menawarkan fasilitas bebas visa, program ini memiliki beberapa ketentuan khusus yang harus dipenuhi wisatawan Indonesia. Salah satu syarat utama adalah perjalanan harus dilakukan dalam grup wisata.
Pemerintah Korea Selatan menetapkan bahwa rombongan wisata minimal terdiri dari tiga orang. Ketentuan ini diterapkan untuk mempermudah pengawasan serta administrasi kunjungan wisatawan asing.
Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menikmati perjalanan bebas visa selama maksimal 15 hari. Program tersebut ditujukan khusus untuk aktivitas wisata dan kunjungan jangka pendek.
Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Korea Selatan. Negara tersebut memang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Popularitas budaya Korea seperti musik, drama, kuliner, dan fashion turut mendorong tingginya minat wisata ke negara tersebut. Banyak wisatawan Indonesia tertarik mengunjungi Seoul dan berbagai lokasi populer lainnya.
Program bebas visa sementara ini juga dinilai dapat memperkuat hubungan pariwisata antara Indonesia dan Korea Selatan. Kedua negara sebelumnya telah menjalin kerja sama di berbagai sektor ekonomi dan budaya.
Dengan aturan yang lebih longgar, industri perjalanan wisata diperkirakan akan mengalami peningkatan permintaan menjelang akhir tahun.
Korea Selatan Ingin Dorong Pariwisata dan Konsumsi Domestik
Pemerintah Korea Selatan menyebut kebijakan ini sebagai bagian dari strategi memperkuat industri pariwisata nasional. Sektor wisata dipandang penting untuk membantu mendorong pertumbuhan konsumsi domestik.
Menteri Kehakiman Jung Sung-ho mengatakan pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai kementerian terkait selama pelaksanaan program tersebut.
Menurut Jung, kebijakan bebas visa diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di sektor pariwisata tanpa mengabaikan ketertiban dan keamanan nasional. Pemerintah ingin menjaga keseimbangan antara kemudahan wisata dan pengawasan imigrasi.
Layanan Imigrasi Korea juga menyatakan optimisme bahwa program ini dapat membantu meningkatkan jumlah wisatawan asing secara signifikan. Industri pariwisata memang menjadi salah satu fokus pemulihan ekonomi Korea Selatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Korea Selatan aktif memperluas promosi wisata internasional untuk menarik lebih banyak pengunjung. Kebijakan visa menjadi salah satu instrumen penting dalam strategi tersebut.
Wisatawan Indonesia dianggap memiliki potensi besar karena jumlah kunjungan ke Korea Selatan terus meningkat setiap tahun. Faktor budaya populer Korea turut menjadi daya tarik utama.
Program bebas visa ini diperkirakan dapat mempercepat pemulihan sektor wisata sekaligus meningkatkan pendapatan bisnis lokal di Korea Selatan.
Pemerintah Tetap Terapkan Pengawasan Ketat Wisatawan
Meski melonggarkan aturan visa, pemerintah Korea Selatan tetap menerapkan berbagai langkah pengawasan terhadap wisatawan asing. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan program bebas visa.
Salah satu aturan yang diterapkan adalah kewajiban agen perjalanan Korea Selatan untuk mendaftarkan daftar wisatawan melalui situs resmi pemerintah. Pendaftaran harus dilakukan maksimal 24 jam sebelum kedatangan.
Kementerian Kehakiman nantinya akan memeriksa daftar tersebut secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada individu berisiko tinggi yang masuk melalui program ini.
Pemerintah Korea Selatan menyebut individu dengan riwayat pelanggaran imigrasi atau pembatasan masuk akan dikecualikan dari program bebas visa. Mereka juga yang pernah tinggal secara ilegal dapat ditolak.
Langkah pengawasan ini dianggap penting untuk menjaga ketertiban sistem imigrasi nasional. Korea Selatan ingin memastikan kemudahan wisata tidak dimanfaatkan secara tidak bertanggung jawab.
Penerapan sistem verifikasi digital juga membantu pemerintah mempercepat proses pemeriksaan wisatawan sebelum kedatangan. Pendekatan ini dinilai lebih efisien dibanding pengawasan manual sepenuhnya.
Dengan kombinasi kemudahan dan pengawasan, pemerintah berharap program dapat berjalan lancar hingga akhir tahun.
“Baca Juga: Harga Steam Deck Kini Lebih Mahal dari Sebelumnya”
Program Bebas Visa Diprediksi Tingkatkan Minat Wisata ke Korea Selatan
Kebijakan bebas visa sementara bagi wisatawan Indonesia diperkirakan akan meningkatkan antusiasme perjalanan ke Korea Selatan dalam beberapa bulan mendatang. Banyak agen perjalanan diprediksi mulai menawarkan paket wisata baru memanfaatkan kebijakan tersebut.
Destinasi populer seperti Seoul, Jeju Island, dan Busan kemungkinan menjadi tujuan utama wisatawan Indonesia selama program berlangsung.
Selain wisata budaya dan hiburan, Korea Selatan juga dikenal melalui wisata belanja, kuliner, dan teknologi modern. Faktor tersebut membuat negara ini memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan muda.
Program bebas visa juga diperkirakan membantu meningkatkan hubungan people-to-people antara Indonesia dan Korea Selatan. Interaksi budaya dan pariwisata dinilai penting dalam memperkuat hubungan bilateral.
Bagi industri pariwisata Indonesia, kebijakan ini membuka peluang baru bagi agen perjalanan dan maskapai penerbangan. Permintaan perjalanan internasional diperkirakan meningkat menjelang musim liburan akhir tahun.
Meski demikian, wisatawan tetap diingatkan untuk mengikuti seluruh aturan imigrasi yang berlaku selama kunjungan. Pemerintah Korea Selatan menegaskan bahwa program ini bersifat sementara dan tetap berada di bawah pengawasan ketat.
Jika berjalan sukses, kebijakan ini berpotensi menjadi langkah awal hubungan perjalanan yang lebih terbuka antara kedua negara di masa depan.
