kholvad.com – Kabar terbaru datang dari waralaba besar milik Ubisoft, Assassin’s Creed. Franchise ini kembali menjadi sorotan setelah rumor baru beredar. Kali ini pembahasannya terkait proyek remake berikutnya.
Setelah Assassin’s Creed Black Flag Resynced diumumkan, perhatian penggemar langsung meningkat. Banyak pemain mulai bertanya game mana yang akan menyusul. Jawaban yang muncul mengarah ke seri pertama.
“Baca Juga: CPU AMD Ryzen di Jepang Melonjak Hingga 50 Persen”
Rumor menyebut Assassin’s Creed 1 sedang dipersiapkan sebagai remake selanjutnya. Jika benar, proyek ini akan menghidupkan kembali awal perjalanan franchise. Antusiasme komunitas pun langsung terasa.
Seri pertama punya posisi penting dalam sejarah Ubisoft. Game tersebut menjadi fondasi banyak mekanik yang dipakai hingga sekarang. Karena itu, remake terasa masuk akal.
Meski begitu, Ubisoft belum memberikan konfirmasi resmi. Semua informasi saat ini masih bersumber dari bocoran.
Leaker dan Insider Sebut AC1 Jadi Kandidat Kuat
Salah satu nama yang memicu rumor ini adalah leaker j0nathan. Ia dikenal cukup sering membahas proyek Assassin’s Creed. Komunitas pun cukup familiar dengan rekam jejaknya.
Melalui akun X miliknya, ia menyebut mendapat kabar dari insider sejak 2023. Informasi itu menyatakan Assassin’s Creed 1 kemungkinan menjadi remake berikutnya. Pernyataan tersebut langsung ramai dibahas.
Rumor ini kemudian diperkuat oleh Tom Henderson. Ia merupakan Co-Founder dan Editor-In-Chief Insider Gaming. Namanya cukup dikenal dalam industri.
Dalam podcast Insider Gaming Weekly, Henderson pernah membahas adanya remake Assassin’s Creed lain. Meski tidak menyebut judul spesifik, banyak orang mengaitkannya dengan AC1.
Kombinasi dua sumber ini membuat rumor terasa lebih kuat. Namun tetap saja, belum ada pengumuman resmi dari Ubisoft.
Ubisoft Pernah Konfirmasi Beberapa Remake Sedang Dibuat
Pada 2024, CEO Ubisoft Yves Guillemot sempat membahas rencana remake. Ia menyampaikan bahwa beberapa proyek sedang diproduksi. Pernyataan itu dimuat melalui kanal resmi perusahaan.
Menurut Guillemot, remake tersebut bertujuan membawa seri lama ke versi modern. Penggemar akan bisa menjelajahi dunia klasik dengan teknologi baru. Namun daftar judul tidak dijelaskan.
Pernyataan ini menjadi dasar banyak spekulasi. Karena Ubisoft tidak menyebut nama game, komunitas menebak-nebak sendiri. AC1 pun menjadi kandidat utama.
Dari sudut bisnis, strategi ini cukup logis. Franchise Assassin’s Creed memiliki katalog besar dan basis penggemar luas. Menghidupkan kembali judul lama bisa sangat menguntungkan.
Selain itu, remake dapat menjangkau pemain baru. Banyak gamer muda belum pernah mencoba seri awal.
Kisah Desmond Miles dan Altair Jadi Awal Franchise
Assassin’s Creed 1 berfokus pada Desmond Miles. Ia diculik oleh Abstergo Industries dan dipaksa memakai Animus. Mesin itu dipakai untuk menelusuri ingatan leluhurnya.
Melalui Animus, pemain mengikuti kisah Altair. Tokoh ini adalah Assassin yang hidup pada abad ke-12. Ia menjadi salah satu karakter paling ikonik seri ini.
Narasi dua lapis antara masa kini dan masa lalu menjadi ciri khas franchise. Konsep tersebut membuat Assassin’s Creed berbeda saat pertama hadir. Banyak pemain langsung tertarik.
Desmond juga menjadi figur penting di beberapa seri awal. Ceritanya membangun fondasi konflik besar antara Assassin dan Templar. Karena itu, remake AC1 punya nilai sejarah kuat.
Bagi penggemar lama, kembalinya kisah ini akan terasa nostalgia. Bagi pemain baru, ini bisa menjadi pintu masuk terbaik.
“Baca Juga: OpenAI Bisa Gandeng Amazon usai Ubah Kesepakatan”
Fondasi Gameplay Modern Berasal dari Seri Pertama
Assassin’s Creed pertama memperkenalkan banyak mekanik inti. Sistem parkour menjadi salah satu yang paling dikenal. Pemain bisa memanjat dan melintasi kota dengan bebas.
Selain itu, ada misi menguping pembicaraan lawan. Pemain juga bisa menginterogasi target tertentu. Mekanik pickpocket turut menjadi bagian penting.
Elemen menyelinap dan bergerak diam-diam juga dibangun sejak awal. Banyak fitur itu berkembang di seri-seri berikutnya. Identitas franchise terbentuk dari game ini.
Bahkan judul modern seperti Black Flag Resynced tetap mewarisi fondasi tersebut. Walau berkembang lebih luas, akarnya masih berasal dari AC1. Itulah sebabnya seri pertama sangat dihormati.
Jika remake benar hadir, Ubisoft menghadapi tantangan besar. Mereka harus menjaga nostalgia sambil memenuhi standar game modern saat ini.
