kholvad.com – Industri video game Jepang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu pusat terbesar dunia gaming. Banyak franchise legendaris lahir dari developer Jepang dan menjadi inspirasi global. Namun kini, sejumlah kreator veteran Jepang mulai melihat perubahan besar dalam industri tersebut.
Beberapa developer Jepang mengakui kemajuan pesat yang dicapai developer game Korea Selatan. Mereka menilai industri game Korea kini semakin unggul dalam berbagai aspek tertentu. Salah satu yang paling sering disoroti adalah perkembangan teknologi.
Pembahasan ini muncul dalam acara G-CON yang berlangsung di Busan pada 14 November 2025. Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting industri game Jepang sebagai narasumber. Di antaranya terdapat Hideki Kamiya dan Yoko Taro.
“Baca Juga: Windows 11 Terancam jika Secure Boot Tak Diperbarui”
Hideki Kamiya dikenal lewat karya seperti Devil May Cry dan Bayonetta. Sementara Yoko Taro populer melalui seri NieR dan Drakengard. Kehadiran dua kreator ini langsung menarik perhatian komunitas gaming.
Dalam sesi diskusi tersebut, mereka membahas kondisi industri game global saat ini. Salah satu topik utama adalah perkembangan pesat developer Korea. Pendapat mereka kemudian ramai dibicarakan penggemar game di berbagai media.
Yoko Taro Akui Developer Korea Lebih Unggul dalam Teknologi
Yoko Taro memberikan pandangan cukup jujur mengenai perkembangan industri game Korea. Menurutnya, banyak developer Korea kini lebih unggul dibanding Jepang dalam segi teknologi. Pernyataan tersebut menunjukkan perubahan besar dalam peta industri gaming Asia.
Ia mengaku tidak merasa bisa banyak mengajarkan soal teknologi kepada developer lain. Menurutnya, perkembangan teknologi game saat ini bergerak sangat cepat. Developer Korea dianggap berhasil mengikuti perubahan tersebut dengan sangat baik.
Meski begitu, Yoko Taro tetap memberikan saran penting untuk para kreator game. Ia menyarankan developer memanfaatkan emosi marah dan frustrasi sebagai bahan bakar kreativitas. Menurutnya, perasaan tersebut bisa menjadi sumber ide cerita yang kuat.
Yoko Taro menjelaskan bahwa emosi negatif sering kali menunjukkan sesuatu yang bisa beresonansi dengan pemain. Jika perasaan itu dieksplorasi lebih dalam, hasilnya dapat menjadi fondasi cerita menarik. Pendekatan tersebut dikenal cukup khas dari gaya penulisan game Yoko Taro.
Seri NieR memang terkenal karena cerita emosional dan tema eksistensial yang kuat. Banyak penggemar menilai karya Yoko Taro memiliki pendekatan naratif unik dibanding game lain. Karena itu, sarannya soal kreativitas langsung menarik perhatian komunitas developer.
Emosi Negatif Disebut Bisa Jadi Ide Cerita Game
Dalam penjelasannya, Yoko Taro menilai rasa frustrasi dapat menjadi sumber inspirasi kreatif. Hal-hal yang menjengkelkan menurutnya justru bisa berubah menjadi “harta karun” ide cerita. Pendekatan ini dianggap cukup berbeda dibanding metode kreatif tradisional.
Ia mendorong developer untuk tidak mengabaikan emosi yang muncul saat melihat berita atau media sosial. Perasaan tersebut bisa dikembangkan menjadi konflik dan tema dalam sebuah game. Dengan begitu, cerita yang dibuat terasa lebih personal dan emosional.
Menurut Yoko Taro, resonansi emosional menjadi salah satu kekuatan utama dalam storytelling game. Pemain biasanya lebih mudah terhubung dengan cerita yang memiliki emosi kuat. Karena itu, pengalaman pribadi kreator dianggap sangat penting dalam proses kreatif.
Pendekatan seperti ini memang terlihat jelas dalam berbagai karya Yoko Taro sebelumnya. Game seperti NieR: Automata dikenal karena tema gelap dan reflektifnya. Banyak pemain menganggap cerita tersebut meninggalkan dampak emosional mendalam.
Pernyataan Yoko Taro juga menunjukkan bahwa kreativitas tidak hanya bergantung pada teknologi. Meski mengakui keunggulan Korea dalam sisi teknis, ia tetap menekankan pentingnya kekuatan ide dan emosi. Hal tersebut menjadi pengingat penting bagi developer game modern.
Hideki Kamiya Sebut Industri Game Global Semakin Kompetitif
Hideki Kamiya juga memberikan pandangannya terkait perkembangan industri game global. Menurutnya, Korea kini sangat maju dalam segi teknologi dan pengembangan game. Namun ia juga menyoroti kemajuan developer dari berbagai negara lain.
Kamiya mengatakan bahwa Jepang memang memiliki sejarah panjang dalam industri video game. Banyak franchise legendaris lahir dari studio Jepang sejak era konsol klasik. Namun kini persaingan global menjadi jauh lebih terbuka.
Menurutnya, banyak game berkualitas luar biasa kini datang dari Eropa, Amerika, Korea, hingga China. Hal ini menunjukkan industri game tidak lagi didominasi satu wilayah tertentu. Kreativitas dan teknologi kini berkembang di banyak negara.
Meski melihat kemajuan negara lain, Kamiya mengaku tidak merasa terintimidasi. Sebaliknya, perkembangan tersebut justru membuatnya semakin semangat menciptakan game baru. Ia ingin terus membuat game sesuai visinya agar tidak tertinggal.
Pandangan tersebut menunjukkan perubahan mentalitas industri game modern. Kompetisi global kini dipandang sebagai motivasi untuk berkembang, bukan ancaman semata. Kamiya tampaknya melihat kemajuan developer lain sebagai dorongan positif.
“Baca Juga: Redmi Watch 6 Debut di Indonesia dengan AMOLED Besar”
Developer Korea Dinilai Membantu Naikkan Standar Industri
Hideki Kamiya juga memuji kreativitas developer Korea dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, banyak kreator game Korea berhasil menghadirkan game dengan keunikan tersendiri. Hal tersebut membantu meningkatkan standar industri video game global.
Industri game Korea memang berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Selain game online, developer Korea kini mulai aktif membuat game AAA berskala besar. Beberapa proyek terbaru bahkan mendapat perhatian internasional.
Kamiya berharap lebih banyak developer Korea menghadirkan game inovatif di masa depan. Ia melihat kemajuan tersebut sebagai sesuatu yang positif bagi industri secara keseluruhan. Kompetisi sehat dinilai dapat mendorong kualitas game semakin meningkat.
Pernyataan dari Yoko Taro dan Hideki Kamiya menunjukkan perubahan besar dalam industri gaming Asia. Jepang tetap menjadi salah satu pusat kreativitas game dunia, namun negara lain kini berkembang sangat cepat. Korea menjadi salah satu contoh paling menonjol dalam perubahan tersebut.
Diskusi ini juga memperlihatkan bagaimana industri game semakin bersifat global. Teknologi, kreativitas, dan inovasi kini datang dari berbagai negara sekaligus. Para developer veteran Jepang tampaknya menyadari bahwa masa depan industri akan dibentuk oleh persaingan dan kolaborasi internasional.
