kholvad.com – Microsoft baru-baru ini mengonfirmasi pengembangan konsol Xbox generasi berikutnya yang memiliki codename Project Helix. Perangkat ini disebut akan menjadi sistem hybrid yang menggabungkan konsep konsol tradisional dengan PC gaming. Informasi tersebut disampaikan oleh CEO baru Microsoft Gaming, Asha Sharma, melalui sebuah unggahan di platform X.
“Baca Juga: Pendanaan Nagoshi Studio Dihentikan NetEase”
Dalam pernyataannya, Sharma menyebut bahwa Project Helix akan memimpin dari sisi performa. Perangkat ini diklaim mampu menjalankan game dari ekosistem Xbox sekaligus game PC. Konsep tersebut menjadi langkah baru Microsoft dalam menyatukan pengalaman bermain antara konsol dan PC.
Perangkat Hybrid yang Menggabungkan Ekosistem Xbox dan PC
Project Helix dirancang sebagai perangkat berbasis sistem operasi Windows dengan konsep open platform. Dengan pendekatan ini, pengguna dapat memainkan seluruh library game Xbox. Dukungan backward compatibility juga mencakup berbagai generasi konsol sebelumnya.
Game dari Original Xbox, Xbox 360, Xbox One, hingga Xbox Series X|S disebut tetap dapat dimainkan pada perangkat ini. Selain itu, pengguna juga diperkirakan dapat memainkan game PC melalui berbagai platform distribusi digital seperti Steam dan Epic Games Store.
Antarmuka Konsol dengan Sistem Windows di Baliknya
Walaupun menggunakan sistem Windows, Project Helix tetap dirancang dengan antarmuka yang menyerupai konsol. Microsoft akan menggunakan sistem Xbox Full Screen Experience sebagai tampilan utama. Antarmuka ini dioptimalkan untuk penggunaan di layar televisi dan kontroler.
Dengan pendekatan tersebut, pengalaman penggunaan tetap terasa seperti konsol Xbox tradisional. Namun di balik tampilan tersebut, perangkat ini menggunakan arsitektur hardware yang lebih mendekati PC gaming kelas atas.
Bocoran Spesifikasi APU AMD Magnus
Beberapa bocoran mengenai spesifikasi Project Helix juga mulai beredar. Informasi tersebut berasal dari analis teknologi PC yang dikenal dengan nama Moores Law is Dead. Menurut laporan tersebut, konsol ini akan menggunakan APU AMD dengan nama kode Magnus.
Prosesor tersebut memiliki konfigurasi CPU yang terdiri dari tiga core Zen 6 dan delapan core Zen 6c. Total terdapat sebelas core yang akan digunakan untuk menjalankan berbagai proses komputasi. Pada sektor grafis, GPU yang digunakan berbasis arsitektur RDNA 5 dengan 68 Compute Units.
Jumlah tersebut sekitar 30 persen lebih banyak dibandingkan GPU pada Xbox Series X. Selain itu, setiap Compute Unit juga disebut memiliki performa sekitar 65 persen lebih cepat. Konsol ini juga dikabarkan menggunakan memori hingga 48GB GDDR7 dengan bus 192-bit.
Dukungan AI dan Proses Fabrikasi 3nm
Selain CPU dan GPU, Project Helix juga akan dilengkapi unit pemrosesan AI atau NPU. Komponen ini memiliki kemampuan hingga 110 TOPS dengan konsumsi daya sekitar 6W. Teknologi tersebut memungkinkan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan dijalankan langsung pada perangkat.
APU Magnus diperkirakan diproduksi menggunakan proses fabrikasi TSMC 3nm. Konsol ini memiliki estimasi konsumsi daya antara 250 hingga 350 watt. Dari sisi performa, perangkat ini ditargetkan mampu menjalankan game pada resolusi native 4K dengan frame rate di atas 120 FPS.
Bahkan, beberapa laporan menyebut performanya bisa mencapai dua kali lebih tinggi dibandingkan PS5 Pro. Sementara kemampuan ray tracing disebut dapat berjalan hingga lima kali lebih cepat.
“Baca Juga: Shinji Mikami Garap Game AAA di Unbound Games”
Harga Premium dan Perkiraan Jadwal Rilis
Dengan spesifikasi tinggi tersebut, biaya produksi perangkat ini juga diperkirakan cukup mahal. Harga APU Magnus sendiri disebut mencapai sekitar 550 dolar AS. Selain itu, kondisi krisis memori global juga dapat mempengaruhi harga akhir perangkat.
Beberapa rumor menyebutkan bahwa Project Helix akan dibanderol antara 900 hingga 1.400 dolar AS. Estimasi harga yang dianggap paling realistis berada pada kisaran 999 hingga 1.200 dolar AS. Jika dikonversi ke rupiah, harga tersebut berada di kisaran lebih dari 20 juta rupiah.
Harga ini membuat Project Helix lebih mahal dibandingkan Xbox Series X yang saat ini menjadi konsol flagship Microsoft. Bahkan mantan eksekutif Xbox, Sarah Bond, menyebut perangkat ini sebagai produk yang sangat premium.
Untuk jadwal peluncuran, Project Helix diperkirakan akan hadir sekitar akhir tahun 2027. Waktu tersebut mengikuti siklus generasi konsol sekitar tujuh tahun setelah peluncuran Xbox Series X pada tahun 2020. Jika benar terwujud, perangkat ini berpotensi menjadi langkah baru yang menggabungkan dunia konsol dan PC gaming dalam satu sistem.
