kholvad.com – Aktor sekaligus musisi Onadio Leonardo secara terbuka mengakui kegagalannya sebagai figur publik. Pengakuan tersebut disampaikan setelah dirinya terseret kasus narkoba. Onadio Leonardo menyatakan telah mengecewakan banyak pihak. Ia menilai dirinya tidak mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Kasus tersebut membuatnya harus menjalani rehabilitasi selama tiga bulan. Setelah menyelesaikan masa rehabilitasi, Onad memilih berbicara secara terbuka. Ia menyadari status publik figur membawa tanggung jawab besar. Menurutnya, kesalahan pribadi dapat berdampak luas. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk refleksi diri. Onad berharap pengakuannya menjadi pelajaran bagi orang lain.
“Baca Juga: Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK di Jakarta Terungkap”
Permintaan Maaf Usai Menjalani Rehabilitasi
Setelah keluar dari pusat rehabilitasi, Onad menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Ia meminta masyarakat tidak meniru perbuatannya. Permintaan maaf tersebut disampaikan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Onad mengaku sangat menyesal telah mengecewakan orang-orang terdekatnya. Ia berharap pintu maaf tetap terbuka dari keluarga dan penggemar. Onad menyadari ada pihak yang mungkin menjadikannya panutan. Ia menegaskan dirinya bukan contoh yang baik dalam kasus ini. Permintaan maaf itu disampaikan dengan nada emosional. Onad mengakui dampak perbuatannya cukup besar. Ia berjanji menjadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran hidup.
Penyesalan Onad atas Keputusan Menggunakan Narkoba
Pria berusia 36 tahun itu mengaku heran dengan keputusannya mencoba narkoba. Ia mempertanyakan alasan dirinya melakukan kesalahan tersebut. Menurut Onad, narkoba tidak memberikan manfaat apa pun. Sebaliknya, zat terlarang itu hanya membawa dampak buruk. Onad mengakui hidup dan kesehatannya terdampak langsung. Ia menyebut perbuatannya sebagai kesalahan bodoh. Refleksi ini muncul setelah ia menjalani rehabilitasi. Onad menilai keputusan tersebut bertentangan dengan logika sehat. Ia menyesalkan kurangnya pengendalian diri saat itu. Pengakuan ini menjadi bagian dari proses introspeksi.
Pelajaran Hidup Selama Tiga Bulan Rehabilitasi
Onad bersyukur mendapatkan banyak pelajaran selama menjalani rehabilitasi. Ia menyebut masa tersebut sebagai pelajaran hidup yang mahal. Menurutnya, setiap tindakan pasti memiliki konsekuensi. Onad mengaku menerima sepenuhnya konsekuensi atas perbuatannya. Ia menjalani rehabilitasi selama tiga bulan tanpa pengecualian. Pengalaman tersebut tidak akan ia dapatkan di luar. Onad menilai proses rehabilitasi membuka cara pandangnya terhadap kehidupan. Ia belajar bertanggung jawab atas keputusan pribadi. Masa rehabilitasi menjadi titik balik dalam hidupnya. Onad menyebut pengalaman itu membentuk kesadaran baru.
“Baca Juga: Dispatch di Nintendo Switch Hadir dengan Konten Tersensor”
Kasus Narkoba Dinyatakan Selesai dan Kondisi Onad Saat Ini
Onad menyatakan dirinya kini sudah bersih dari narkoba. Ia menegaskan kasus yang menjeratnya telah dinyatakan selesai. Berdasarkan hasil asesmen, ia diwajibkan menjalani rehabilitasi selama tiga bulan. Setelah kewajiban tersebut dipenuhi, tidak ada keharusan wajib lapor. Onad menyebut status kasusnya telah ditutup. Kasus tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan di Sunter, Jakarta Utara. Onad sendiri ditangkap di Tangerang Selatan, Banten. Polisi menemukan sejumlah barang bukti saat penggeledahan. Onad mengakui penggunaan narkoba dipicu masalah pribadi. Atas dasar itu, ia mengajukan asesmen ke BNNP hingga menjalani rehabilitasi.
