kholvad.com – Crimson Desert merupakan game aksi petualangan open-world garapan Pearl Abyss yang berlatar di Pywel, sebuah benua fantasi yang porak-poranda akibat perang berkepanjangan. Dalam game ini, pemain berperan sebagai Kliff, seorang tentara bayaran yang harus bertahan hidup di tengah konflik politik, menghadapi makhluk mitologi, serta menentukan arah hidupnya sendiri. Narasi personal Kliff menjadi benang merah utama yang mengikat eksplorasi dunia luas dengan pilihan-pilihan moral pemain.
“Baca Juga: Menurut Dell, Fitur AI PC Belum Jadi Prioritas Konsumen”
Sejak awal pengembangannya, Crimson Desert diposisikan sebagai proyek ambisius yang menggabungkan cerita sinematik, pertarungan intens, dan kebebasan eksplorasi khas game open-world modern. Pendekatan ini membuat game tersebut langsung menarik perhatian komunitas global sejak pertama kali diumumkan.
Berubah Arah dari Prekuel Black Desert Online
Pada tahap awal, Crimson Desert sempat dirancang sebagai prekuel dari Black Desert Online. Namun, seiring perkembangan konsep dan visi kreatif tim, Pearl Abyss memutuskan mengubah arah proyek ini menjadi game standalone. Keputusan tersebut diambil agar tim pengembang dapat lebih leluasa membangun dunia, karakter, serta sistem gameplay tanpa terikat struktur MMO.
Transformasi ini membuat Crimson Desert lebih menekankan world-building yang mendalam dan pengalaman bermain yang imersif. Fokusnya bukan lagi pada sistem online masif, melainkan pada eksplorasi naratif dan interaksi pemain dengan dunia Pywel yang dinamis.
Klaim Dunia Game Lebih Luas dari Skyrim dan Red Dead Redemption 2
Dalam perbincangan bersama kanal YouTube Gaming Interviews, Will Powers selaku PR Director Pearl Abyss membandingkan skala dunia Crimson Desert dengan beberapa game open-world populer. Ia menyebut bahwa dunia Pywel diklaim setidaknya dua kali lebih luas dari The Elder Scrolls V: Skyrim. Bahkan, menurutnya, ukuran dunia tersebut juga melampaui dunia Red Dead Redemption 2.
Will Powers menegaskan bahwa Pearl Abyss tidak hanya mengejar ukuran semata. Dunia Crimson Desert dirancang agar dipenuhi aktivitas, interaksi, dan konten yang bermakna. Pendekatan ini bertujuan menghindari kesan dunia kosong yang luas tetapi minim hal untuk dilakukan.
Perbandingan Berdasarkan Estimasi Pemain
Berdasarkan pengukuran komunitas pemain, luas dunia Red Dead Redemption 2 diperkirakan berada di kisaran 70 hingga 75 kilometer persegi. Sementara itu, luas dunia Skyrim diperkirakan sekitar 37 kilometer persegi. Perlu dicatat bahwa angka-angka ini bukan data resmi dari pengembang, melainkan hasil estimasi pemain, sehingga wajar jika terdapat margin ketidakakuratan.
Jika klaim Pearl Abyss selaras dengan estimasi tersebut, maka dunia Crimson Desert berpotensi mencapai ukuran sekitar 74 kilometer persegi atau bahkan lebih. Dengan skala tersebut, Crimson Desert secara matematis akan melampaui banyak game open-world modern dari sisi luas daratan.
“Baca Juga: Anthem Resmi Offline Permanen, Server Ditutup 12 Januari 2026″
Posisi Crimson Desert di Antara Game Open-World RPG Besar
Apabila ukuran dunia Crimson Desert benar-benar terealisasi seperti yang diklaim, game ini akan menempati posisi teratas dalam daftar game open-world RPG dari sisi skala. Dunia Pywel bahkan berpotensi terlihat lebih besar dibandingkan dunia The Witcher 3: Wild Hunt dan Elden Ring jika dibandingkan murni dari luas wilayah daratannya.
Namun, Pearl Abyss menegaskan bahwa ukuran hanyalah salah satu aspek. Interaktivitas, kepadatan aktivitas, dan kualitas pengalaman bermain tetap menjadi prioritas utama. Dengan kombinasi dunia luas dan konten yang kaya, Crimson Desert diproyeksikan menjadi salah satu game open-world paling ambisius dalam beberapa tahun terakhir.
