kholvad.com – ChatGPT masih mempertahankan posisinya sebagai chatbot AI dengan pangsa pasar terbesar secara global. Namun, laporan terbaru menunjukkan dominasi platform besutan OpenAI mulai menghadapi tekanan dari para pesaing yang terus berkembang.
Berdasarkan data hingga akhir Mei 2026, pangsa pasar ChatGPT tercatat turun di bawah 50 persen untuk pertama kalinya. Meski tetap menjadi pemimpin industri, selisihnya dengan kompetitor kini semakin kecil dibandingkan beberapa tahun terakhir.
“Baca Juga: Neuralink Pindahkan Produksi Chip dari TSMC ke Samsung”
Perubahan tersebut mencerminkan semakin ketatnya persaingan di industri chatbot AI. Berbagai platform seperti Gemini, Claude, Grok, Perplexity, DeepSeek, hingga Meta AI terus menghadirkan fitur baru yang menarik perhatian pengguna.
Laporan ini juga memperlihatkan bahwa pasar kecerdasan buatan masih terus berkembang pesat. Persaingan antarplatform diperkirakan akan semakin meningkat seiring bertambahnya kebutuhan pengguna terhadap layanan AI.
Sensor Tower Catat Penurunan Pangsa Pasar ChatGPT
Berdasarkan laporan terbaru Sensor Tower State, ChatGPT kini menguasai sekitar 46,4 persen pangsa pasar chatbot AI global. Angka tersebut menjadi kali pertama platform ini berada di bawah batas 50 persen.
Meski mengalami penurunan persentase, ChatGPT tetap menjadi layanan AI dengan pangsa pasar terbesar. Posisi tersebut masih menempatkan OpenAI sebagai pemimpin dalam industri chatbot berbasis kecerdasan buatan.
Di posisi kedua terdapat Gemini milik Google dengan pangsa pasar sebesar 27,7 persen. Platform tersebut terus mengalami pertumbuhan berkat integrasi yang semakin luas dengan berbagai layanan Google.
Sementara itu, Claude dari Anthropic menempati posisi ketiga dengan pangsa pasar sekitar 10,3 persen. Platform ini dikenal sebagai salah satu pesaing yang berkembang cukup cepat dalam beberapa waktu terakhir.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa dominasi ChatGPT masih bertahan. Namun, tingkat persaingan kini jauh lebih tinggi dibandingkan ketika chatbot AI pertama kali populer.
Jumlah Pengguna ChatGPT Masih Unggul dari Para Pesaing
Walaupun pangsa pasarnya mengalami penurunan, jumlah pengguna aktif ChatGPT masih berada di posisi teratas. Sensor Tower memperkirakan platform ini memiliki lebih dari 1,1 miliar pengguna aktif bulanan.
Jumlah tersebut masih jauh melampaui para pesaingnya. Gemini diperkirakan memiliki sekitar 662 juta pengguna aktif setiap bulan.
Di sisi lain, Claude disebut telah mencapai sekitar 245 juta pengguna aktif bulanan. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
Data ini memperlihatkan bahwa penurunan pangsa pasar tidak selalu berarti jumlah pengguna ikut berkurang. Pertumbuhan pasar AI secara keseluruhan membuat seluruh platform masih memperoleh tambahan pengguna baru.
Dengan kata lain, pasar chatbot AI terus berkembang sehingga persaingan lebih banyak dipengaruhi oleh bertambahnya pemain dan meningkatnya pilihan bagi pengguna.
Pengguna Kini Lebih Mudah Berpindah Antarplatform AI
Salah satu temuan menarik dalam laporan Sensor Tower adalah perubahan perilaku pengguna. Saat ini, banyak pengguna tidak lagi bergantung pada satu chatbot AI saja.
Pengguna semakin fleksibel memilih platform sesuai kebutuhan masing-masing. Faktor seperti fitur, kualitas jawaban, kemudahan penggunaan, hingga tingkat kepercayaan terhadap suatu merek menjadi pertimbangan utama.
Laporan tersebut juga menyinggung bahwa kerja sama OpenAI dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat disebut turut memengaruhi sebagian persepsi pengguna. Faktor tersebut disebut menjadi salah satu aspek yang berkaitan dengan perubahan preferensi sebagian pengguna.
Sementara itu, Gemini terus memperoleh keuntungan dari integrasi yang erat dengan berbagai layanan Google. Pengguna dapat mengakses fitur AI secara lebih mudah melalui ekosistem yang sudah mereka gunakan setiap hari.
Claude juga terus memperkuat posisinya di segmen produktivitas dan analisis. Platform ini banyak dikenal karena kemampuannya dalam membantu pekerjaan yang membutuhkan penalaran dan pengolahan informasi secara mendalam.
Selain ketiga platform tersebut, sejumlah layanan lain seperti Grok, Perplexity, DeepSeek, dan Meta AI juga mulai memperketat persaingan di pasar chatbot AI global.
“Baca Juga: Black Ops & Black Ops 2 Meluncur ke PS4 dan PS5″
Industri Asisten AI Terus Tumbuh dengan Miliaran Unduhan
Di tengah meningkatnya persaingan, industri chatbot AI terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Bahkan, perkembangan teknologi ini mulai mengarah dari chatbot menuju asisten AI yang memiliki fungsi lebih luas.
Menurut laporan Sensor Tower, sepanjang paruh pertama tahun 2026 aplikasi berbasis AI mencatat sekitar 2,3 miliar unduhan di seluruh dunia. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat pengguna terhadap layanan kecerdasan buatan.
Selain jumlah unduhan yang besar, pengeluaran pengguna untuk aplikasi AI juga terus meningkat. Nilainya diperkirakan telah melampaui USD 4,2 miliar selama periode yang sama.
Data tersebut menunjukkan bahwa pasar AI masih memiliki ruang pertumbuhan yang sangat besar. Semakin banyak perusahaan yang berinvestasi dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan untuk memenuhi kebutuhan pengguna.
Meski pangsa pasar ChatGPT kini turun menjadi 46,4 persen, platform ini masih mempertahankan posisi sebagai pemimpin industri berdasarkan jumlah pengguna aktif. Namun, pertumbuhan Gemini, Claude, serta berbagai platform AI lainnya menunjukkan bahwa persaingan di pasar asisten AI akan semakin ketat pada tahun-tahun mendatang seiring berkembangnya teknologi dan meningkatnya adopsi kecerdasan buatan di berbagai sektor.
