kholvad.com – Treyarch resmi mengumumkan kehadiran Call of Duty: Black Ops dan Call of Duty: Black Ops 2 di PlayStation 4 serta PlayStation 5. Kedua game legendaris tersebut akan hadir melalui versi port setelah lebih dari 16 tahun sejak seri pertamanya dirilis.
Pengumuman ini menjadi kabar menggembirakan bagi penggemar lama Call of Duty. Black Ops dan Black Ops 2 masih dianggap sebagai dua seri terbaik dalam sejarah franchise berkat kampanye, mode multiplayer, dan pengalaman bermain yang dikenang hingga sekarang.
“Baca Juga: Dukungan Komunitas Destiny 2 Tak Pengaruhi Bungie”
Kehadiran kembali kedua judul tersebut juga memperluas akses bagi pemain modern yang ingin menikmati seri klasik tanpa harus menggunakan konsol generasi lama.
Port Resmi Dijadwalkan Meluncur pada Bulan Juli
Melalui akun media sosial resminya, Treyarch mengonfirmasi bahwa Call of Duty: Black Ops dan Call of Duty: Black Ops 2 akan tersedia untuk PlayStation 4 dan PlayStation 5 pada bulan Juli.
Proyek port tersebut dikerjakan oleh Iron Galaxy. Studio ini dikenal memiliki pengalaman dalam mengadaptasi berbagai game ke platform modern dengan tetap mempertahankan karakter asli permainan.
Hingga saat ini, Treyarch belum mengungkap tanggal rilis pasti pada bulan Juli. Detail mengenai harga maupun paket penjualan kedua game juga masih belum diumumkan.
Selain itu, belum ada informasi mengenai kemungkinan perilisan di platform lain. Pengumuman resmi yang tersedia saat ini hanya menyebut PlayStation 4 dan PlayStation 5 sebagai tujuan peluncuran.
Karena itu, pemain di Xbox maupun PC masih harus menunggu kepastian lebih lanjut dari Activision dan Treyarch.
Treyarch Tegaskan Kedua Game Hanya Mendapat Versi Port
Dalam pengumumannya, Treyarch menegaskan bahwa proyek ini merupakan port dari versi orisinal. Artinya, pemain tidak akan memperoleh peningkatan grafis besar seperti pada proyek remaster maupun remake.
Visual, desain permainan, dan pengalaman inti akan tetap mempertahankan karakter asli yang dikenal para penggemar sejak pertama kali dirilis. Pendekatan tersebut dipilih agar nuansa klasik kedua game tetap terjaga.
Meski tidak menghadirkan pembaruan visual besar, kehadiran versi port tetap memberikan keuntungan. Pemain kini dapat menikmati kedua judul tersebut di perangkat PlayStation yang lebih modern tanpa bergantung pada kompatibilitas konsol lama.
Keputusan ini juga mengikuti tren sejumlah publisher yang mulai menghadirkan kembali game klasik melalui port sederhana. Langkah tersebut memungkinkan lebih banyak pemain mengakses katalog lama tanpa mengubah pengalaman bermain secara drastis.
Bagi penggemar lama, mempertahankan gameplay asli justru menjadi salah satu daya tarik utama dari proyek ini.
Black Ops dan Black Ops 2 Masih Dianggap Era Terbaik Franchise
Call of Duty: Black Ops pertama kali dirilis pada November 2010. Game tersebut langsung memperoleh sambutan positif dan menjadi salah satu seri paling sukses dalam sejarah Call of Duty.
Dua tahun kemudian, Treyarch merilis Call of Duty: Black Ops 2. Berbeda dari pendahulunya, game ini menghadirkan latar masa depan serta berbagai inovasi pada mode multiplayer.
Hingga kini, banyak pemain masih menganggap Black Ops 2 sebagai salah satu seri terbaik dalam franchise. Mode multiplayer, sistem progresi, serta peta yang ditawarkan masih sering menjadi bahan perbandingan dengan seri-seri terbaru.
Keberhasilan kedua game tersebut membuat permintaan untuk menghadirkannya kembali terus muncul selama bertahun-tahun. Pengumuman versi port akhirnya menjawab harapan sebagian komunitas yang ingin kembali bernostalgia.
Kehadiran dua judul ini juga memperlihatkan besarnya nilai historis seri Black Ops dalam perkembangan franchise Call of Duty.
“Baca Juga: Ruben Onsu Disebut Lelah Sulit Bertemu Anak”
Fitur Multiplayer Masih Menjadi Tanda Tanya Besar
Meski pengumuman ini disambut antusias, masih ada sejumlah pertanyaan yang belum dijawab oleh Activision maupun Treyarch. Salah satunya berkaitan dengan dukungan terhadap mode multiplayer dan layanan daring.
Usia kedua game yang sudah cukup tua membuat banyak pemain penasaran mengenai sistem server yang akan digunakan. Hingga kini, belum ada penjelasan apakah Activision akan menggunakan infrastruktur baru atau mempertahankan sistem lama.
Informasi mengenai fitur daring lainnya juga belum tersedia. Detail mengenai matchmaking, dukungan lintas platform, maupun langkah pengamanan terhadap potensi kecurangan masih belum diungkapkan.
Di tengah maraknya proyek remaster dan remake dalam industri game, Treyarch memilih menghadirkan kembali Black Ops dan Black Ops 2 melalui versi port yang mempertahankan pengalaman orisinal. Bagi banyak veteran Call of Duty, keputusan tersebut sudah cukup untuk kembali menikmati dua seri yang dianggap sebagai salah satu puncak kejayaan franchise di PlayStation 4 dan PlayStation 5.
