kholvad.com – Valve tengah menyiapkan pembaruan BIOS untuk Steam Machine guna mengatasi bug yang memicu indikator peringatan suhu berlebih. Masalah tersebut membuat lampu LED merah menyala saat perangkat menjalankan game berat atau menjalani pengujian beban tinggi, meskipun suhu komponen masih berada dalam batas normal. Setelah melakukan investigasi, Valve memastikan bahwa persoalan tersebut berasal dari perangkat lunak BIOS dan bukan kerusakan pada perangkat keras. Pembaruan ini diharapkan dapat menghilangkan kekhawatiran pengguna yang mengira perangkat mereka mengalami overheat.
“Baca Juga: VRR di Mode Docked Switch 2 Masih Diupayakan Nintendo”
Bug BIOS Membuat Lampu LED Merah Menyala Terlalu Cepat
Berdasarkan laporan WccfTech, sejumlah pengguna Steam Machine melaporkan munculnya lampu LED merah ketika memainkan game dengan beban grafis tinggi atau saat menjalankan stress test.
Indikator tersebut selama ini dikenal sebagai tanda peringatan suhu berlebih. Karena itu, banyak pengguna mengira perangkat mereka mengalami masalah pendinginan yang serius.
Namun, hasil pemantauan menunjukkan suhu CPU dan GPU masih berada dalam kisaran aman. Pada sejumlah laporan, suhu prosesor berada di sekitar 81 derajat Celsius, sedangkan kartu grafis mencapai sekitar 75 derajat Celsius.
Temuan tersebut mendorong Valve melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab munculnya peringatan tersebut.
Valve Ubah Ambang Batas Peringatan Menjadi 100 Derajat Celsius
Setelah melakukan investigasi, Valve menyimpulkan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh bug pada BIOS. Bug tersebut membuat sistem mengaktifkan lampu LED merah lebih cepat dari yang seharusnya.
Sebagai solusi, Valve menyiapkan pembaruan BIOS yang akan mengubah ambang batas aktivasi indikator suhu tinggi. Setelah pembaruan diterapkan, lampu LED merah baru akan menyala ketika suhu CPU maupun GPU mencapai 100 derajat Celsius.
Sebelumnya, indikator tersebut dikonfigurasi untuk aktif pada suhu 95 derajat Celsius untuk prosesor dan 90 derajat Celsius untuk kartu grafis.
Perubahan tersebut bertujuan menyesuaikan indikator dengan karakteristik sistem pendingin Steam Machine agar peringatan hanya muncul ketika benar-benar diperlukan.
Sistem Tetap Aman Berkat Thermal Throttling dan Shutdown Otomatis
Valve menjelaskan bahwa Steam Machine dirancang untuk mulai mengurangi performa atau melakukan thermal throttling ketika suhu komponen mencapai sekitar 100 derajat Celsius.
Apabila temperatur terus meningkat setelah titik tersebut, sistem akan melakukan shutdown otomatis untuk melindungi CPU dan GPU dari potensi kerusakan akibat panas berlebih.
Dengan demikian, lampu LED merah yang muncul pada kasus sebelumnya bukan berarti perangkat berada dalam kondisi berbahaya. Sebagian besar laporan menunjukkan Steam Machine tetap beroperasi secara normal tanpa mengalami penurunan performa maupun kerusakan perangkat keras.
Penjelasan ini sekaligus memberikan kepastian bagi pengguna bahwa masalah tersebut berasal dari konfigurasi BIOS, bukan dari sistem pendingin perangkat.
“Baca Juga: Motorola Edge 70 Max Hadir Bawa Baterai Besar”
Valve Pernah Klarifikasi Masalah Indikator Lain pada Steam Machine
Kasus ini bukan pertama kalinya Valve memberikan penjelasan mengenai indikator pada Steam Machine. Sebelumnya, perusahaan juga pernah menanggapi laporan mengenai fenomena yang dijuluki komunitas sebagai “Red Line of Death”.
Saat itu, sebagian pengguna mengira indikator tersebut menandakan kegagalan pada GPU. Namun, Valve menjelaskan bahwa kondisi tersebut sebenarnya berkaitan dengan proses memory training yang terjadi ketika sistem melakukan inisialisasi memori.
Pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya komunikasi antara produsen dan pengguna ketika muncul laporan mengenai masalah teknis pada perangkat baru. Tidak semua indikator kesalahan berarti perangkat mengalami kerusakan permanen.
Melalui pembaruan BIOS terbaru, Valve berupaya memastikan sistem peringatan suhu bekerja lebih akurat sehingga tidak lagi memunculkan alarm yang dapat menimbulkan kepanikan. Hingga pembaruan tersebut tersedia untuk seluruh pengguna, Valve menyatakan bahwa Steam Machine yang mengalami masalah ini tetap aman digunakan selama suhu komponen berada dalam batas operasional yang telah ditentukan.
