kholvad.com – Philips memperluas lini monitor gaming premium melalui peluncuran Evnia 32M2N6901A. Monitor terbaru ini mengusung panel QD-OLED berukuran 32 inci dengan resolusi 4K dan refresh rate 165Hz. Berbeda dari sejumlah monitor premium yang berfokus pada refresh rate ekstrem, Philips memilih menghadirkan kombinasi kualitas visual, performa, dan harga yang lebih seimbang. Produk ini ditujukan bagi gamer yang mengutamakan pengalaman bermain game AAA dengan tampilan gambar berkualitas tinggi. Evnia 32M2N6901A akan mulai tersedia pada Agustus mendatang dengan harga £649,99 atau sekitar US$868.
“Baca Juga: Acer Predator Atlas 8 Resmi, Harganya Fantastis”
Panel QD-OLED 4K Hadirkan Visual Tajam untuk Game AAA
Philips Evnia 32M2N6901A menggunakan panel QD-OLED berukuran 32 inci. Monitor ini menawarkan resolusi 3.840 x 2.160 piksel atau 4K dengan refresh rate 165Hz.
Kombinasi tersebut dirancang untuk menghadirkan kualitas gambar yang tinggi tanpa mengutamakan refresh rate ekstrem. Pendekatan ini lebih sesuai bagi pemain game AAA yang menginginkan detail visual maksimal.
Panel yang digunakan juga memiliki waktu respons hanya 0,03 milidetik. Selain itu, monitor ini telah mengantongi sertifikasi DisplayHDR True Black 400.
Teknologi QD-OLED memungkinkan monitor menghasilkan warna yang kaya sekaligus mempertahankan tingkat hitam yang sangat pekat. Karakteristik tersebut menjadi salah satu keunggulan utama panel OLED.
AI Ambiglow Tingkatkan Pengalaman Bermain yang Lebih Imersif
Salah satu fitur unggulan Evnia 32M2N6901A adalah AI Ambiglow. Teknologi ini mengatur pencahayaan RGB di bagian belakang monitor agar mengikuti warna yang tampil di layar.
Efek pencahayaan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesan imersif saat bermain game maupun menikmati konten multimedia. Perubahan warna berlangsung secara dinamis mengikuti tampilan yang sedang diproses monitor.
Fitur Ambiglow telah menjadi ciri khas sejumlah monitor Philips. Kini, teknologi tersebut dipadukan dengan kecerdasan buatan untuk menghasilkan efek pencahayaan yang lebih responsif.
Kehadiran AI Ambiglow menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan pengalaman visual lebih menarik tanpa memerlukan aksesori pencahayaan tambahan.
Dilengkapi HDMI 2.1, USB-C, dan KVM Switch
Philips melengkapi monitor ini dengan berbagai pilihan konektivitas modern. Evnia 32M2N6901A memiliki dua port HDMI 2.1 dan satu DisplayPort 1.4.
Selain itu, tersedia pula port USB Type-C yang mendukung Power Delivery hingga 90W. Fitur ini memungkinkan monitor mengisi daya perangkat sekaligus mengirimkan sinyal video melalui satu kabel.
Monitor ini juga dibekali USB hub untuk menghubungkan berbagai perangkat tambahan. Philips turut menyematkan KVM Switch sehingga pengguna dapat mengendalikan beberapa perangkat menggunakan satu set keyboard dan mouse.
Sebagai pelengkap, Evnia 32M2N6901A memiliki dua speaker internal berdaya 5 watt. Konfigurasi tersebut membuat monitor siap digunakan tanpa memerlukan speaker eksternal untuk kebutuhan dasar.
“Baca Juga: Redmi Watch 6 Active dan Lite Muncul dalam Bocoran Baru”
Philips Tawarkan Pendekatan Baru di Segmen Monitor Premium
Peluncuran Evnia 32M2N6901A menunjukkan perubahan tren di pasar monitor gaming premium. Jika sebelumnya monitor OLED 4K identik dengan refresh rate 240Hz hingga 360Hz dan harga yang sangat tinggi, kini mulai muncul produk dengan spesifikasi yang lebih seimbang.
Refresh rate 165Hz dinilai sudah memadai bagi sebagian besar gamer. Terlebih, banyak PC gaming masih kesulitan menjalankan game modern pada resolusi 4K dengan frame rate di atas 200 FPS secara konsisten.
Melalui pendekatan ini, Philips berupaya menghadirkan monitor premium yang lebih realistis untuk kebutuhan mayoritas pengguna. Kualitas panel tetap dipertahankan tanpa harus mengejar spesifikasi yang belum tentu dimanfaatkan sepenuhnya.
Dengan harga sekitar US$868, Evnia 32M2N6901A menawarkan kombinasi panel QD-OLED, resolusi 4K, fitur AI Ambiglow, serta konektivitas yang lengkap. Kehadiran monitor ini memperlihatkan bahwa inovasi tidak selalu harus berfokus pada angka refresh rate tertinggi, tetapi juga pada keseimbangan antara kualitas gambar, performa, fitur, dan harga agar lebih relevan bagi lebih banyak gamer.
