kholvad.com – MediaTek mulai memperluas fokus pengembangan teknologinya dengan memasuki ranah komunikasi satelit untuk perangkat mobile. Perusahaan semikonduktor tersebut menilai konektivitas satelit akan menjadi fitur penting bagi smartphone di masa depan.
“Baca Juga: Iran Sebut 500 Tentara AS Tewas di Awal Perang”
Kemampuan perangkat seluler untuk terhubung langsung ke satelit dinilai dapat meningkatkan jangkauan komunikasi. Teknologi ini sangat berguna terutama di wilayah terpencil yang sulit dijangkau jaringan seluler konvensional.
Selain itu, komunikasi satelit juga berperan penting dalam situasi darurat. Ketika jaringan darat terganggu akibat bencana atau kondisi tertentu, satelit dapat menjadi jalur komunikasi alternatif.
Melihat potensi tersebut, MediaTek memutuskan menjalin kerja sama dengan penyedia layanan internet satelit global. Kolaborasi ini bertujuan menghadirkan teknologi komunikasi satelit langsung pada modem perangkat mobile.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi MediaTek untuk memperkuat teknologi konektivitas generasi berikutnya. Integrasi satelit diharapkan menjadi salah satu fitur utama pada perangkat mobile masa depan.
MediaTek dan SpaceX Integrasikan Starlink ke Modem M90
MediaTek secara resmi mengumumkan kerja sama dengan SpaceX untuk menghadirkan dukungan jaringan Starlink pada modem terbaru mereka. Kolaborasi ini akan memungkinkan perangkat mobile memanfaatkan konektivitas satelit. Dukungan tersebut akan hadir melalui chip modem MediaTek M90. Modem ini dirancang untuk memberikan konektivitas yang lebih luas dengan memanfaatkan jaringan satelit.
Melalui integrasi Starlink, perangkat yang menggunakan modem M90 dapat mengakses layanan komunikasi satelit secara global. Salah satu fungsi utama teknologi ini adalah mendukung pengiriman pesan darurat. Fitur tersebut memungkinkan pengguna menerima informasi penting meskipun berada di luar jangkauan jaringan seluler. Dengan demikian, smartphone dapat tetap berfungsi sebagai alat komunikasi dalam kondisi darurat.
Kerja sama ini juga memperluas pemanfaatan jaringan satelit Starlink yang selama ini dikenal untuk layanan internet. Kini teknologi tersebut mulai diterapkan pada perangkat mobile. Integrasi ini membuka peluang baru bagi produsen smartphone dalam menghadirkan fitur konektivitas yang lebih canggih.
Dukungan Sistem Peringatan Darurat Global
Salah satu fokus utama teknologi ini adalah mendukung sistem peringatan darurat global. Perangkat dengan modem M90 nantinya dapat menerima berbagai jenis notifikasi darurat. Sistem yang didukung termasuk Commercial Mobile Alert System atau CMAS. Sistem ini digunakan untuk menyampaikan informasi penting kepada masyarakat saat terjadi keadaan darurat.
Selain itu, modem tersebut juga mendukung framework Wireless Emergency Alerts atau WEA. Sistem ini sering digunakan oleh pemerintah untuk menyampaikan peringatan bencana atau ancaman keselamatan. Teknologi tersebut juga akan mendukung Earthquake and Tsunami Warning System atau ETWS. Sistem ini dirancang untuk memberikan peringatan dini terhadap gempa bumi dan tsunami.
Dengan dukungan berbagai sistem tersebut, perangkat mobile dapat berfungsi sebagai alat penyebaran informasi penting secara cepat. Pengguna dapat menerima peringatan meskipun berada di wilayah terpencil. Fitur ini diharapkan dapat membantu meningkatkan keselamatan masyarakat dalam situasi darurat.
Modem MediaTek M90 Diperkenalkan di Mobile World Congress 2026
Chip modem MediaTek M90 pertama kali diperkenalkan dalam ajang Mobile World Congress 2026. Acara ini merupakan salah satu pameran teknologi mobile terbesar di dunia. Dalam pengumumannya, MediaTek menyebut M90 sebagai modem 5G pertama mereka yang memiliki teknologi komunikasi satelit terintegrasi. Fitur ini menjadi salah satu inovasi utama yang ditawarkan.
Modem tersebut dirancang untuk mendukung berbagai teknologi konektivitas modern. Integrasi komunikasi satelit menjadi langkah penting dalam evolusi modem smartphone. Dengan teknologi ini, perangkat mobile dapat memiliki jangkauan komunikasi yang lebih luas. Pengguna tidak lagi sepenuhnya bergantung pada jaringan seluler tradisional.
Pengembangan modem dengan dukungan satelit juga menunjukkan arah baru industri smartphone. Produsen perangkat mulai menggabungkan jaringan seluler dan satelit dalam satu sistem. Inovasi ini diperkirakan akan menjadi tren dalam pengembangan perangkat mobile beberapa tahun ke depan.
“Baca Juga: Capcom Cabut DRM Enigma dari RE4 Remake”
Teknologi Direct to Cell Gunakan Frekuensi S-Band
Teknologi komunikasi satelit pada modem M90 memanfaatkan sistem Direct to Cell milik Starlink. Memungkinkan smartphone terhubung langsung dengan satelit tanpa perangkat tambahan. Direct to Cell bekerja menggunakan frekuensi S-band. Frekuensi ini berada pada rentang gelombang mikro antara 2 GHz hingga 4 GHz.
Gelombang S-band sering digunakan dalam berbagai sistem komunikasi nirkabel. Frekuensi tersebut dinilai stabil untuk pengiriman sinyal dalam berbagai kondisi. Melalui teknologi ini, pesan darurat dapat dikirim langsung dari satelit ke perangkat mobile. Sistem ini dirancang untuk memastikan komunikasi tetap berjalan ketika jaringan seluler tidak tersedia.
Pendekatan ini membuka peluang baru dalam konektivitas global. Perangkat mobile masa depan dapat tetap terhubung bahkan di wilayah yang sebelumnya tidak memiliki jaringan. Melalui kolaborasi dengan SpaceX, MediaTek berharap teknologi komunikasi satelit dapat menjadi standar baru pada smartphone generasi berikutnya.
