kholvad.com – Seorang modder bernama Kouzex berhasil membuat controller Nintendo Switch 2 dengan menggunakan casing Wii Remote. Proyek tersebut menggabungkan komponen Joy-Con 2 dengan desain controller klasik milik Nintendo.
Kouzex memperlihatkan proses modifikasi tersebut melalui sebuah video di YouTube. Hasil akhirnya tetap dapat terpasang secara magnetis pada badan Nintendo Switch 2.
“Baca Juga: AMD Ungkap Spesifikasi Radeon RX 9050 4 GB”
Controller tersebut juga mempertahankan kemampuan motion control yang menjadi karakteristik utama Wii Remote. Proyek ini menjadi cara tidak resmi untuk menghadirkan kembali desain controller ikonik tersebut.
Komponen Joy-Con 2 Dipindahkan ke Dalam Casing Lama
Modifikasi yang dilakukan Kouzex tidak sekadar mengganti casing Joy-Con 2 dengan cangkang Wii Remote. Ia harus memindahkan sejumlah komponen utama ke dalam casing lama.
Komponen tersebut mencakup motherboard, analog stick, magnetic rail, baterai, dan HD rumble motor. Sementara itu, papan sirkuit Wii Remote tetap dipertahankan untuk menangani tombol controller.
Seluruh komponen harus ditempatkan agar dapat bekerja di dalam ruang casing Wii Remote. Proses tersebut membuat proyek membutuhkan penyesuaian fisik dan kelistrikan yang cukup kompleks.
Hasil modifikasi kemudian diuji menggunakan beberapa game Nintendo Switch 2. Pengujian mencakup Mario Kart World, Super Mario Galaxy, dan Nintendo Switch Sports.
Posisi Analog dan Kabel Joy-Con Membutuhkan Modifikasi
Salah satu tantangan terbesar terdapat pada penempatan analog stick Joy-Con 2. Posisi komponen tersebut harus dipindahkan ke area yang sebelumnya digunakan tombol A dan lubang speaker.
Kouzex juga menghadapi masalah karena kabel fleksibel Joy-Con 2 memiliki panjang yang tidak mencukupi. Untuk mengatasinya, ia menggunakan konektor dari Joy-Con generasi pertama.
Kabel tersebut kemudian harus disambungkan satu per satu agar komponen dapat bekerja sesuai kebutuhan. Proses tersebut menunjukkan tingkat modifikasi yang jauh lebih kompleks daripada sekadar mengganti cangkang.
Baterai dan motor rumble juga membutuhkan penyesuaian agar dapat ditempatkan dengan benar. Setiap komponen harus memiliki posisi yang sesuai tanpa mengganggu bagian lainnya.
Magnetic Rail Menjadi Pengikat Utama pada Switch 2
Modifikasi pada bagian dalam casing juga membuat Kouzex harus mengubah struktur Wii Remote. Tiga dari empat tiang sekrup di dalam casing harus dilepas.
Pengurangan tersebut memberikan ruang bagi komponen Joy-Con 2 untuk ditempatkan di dalam controller. Namun, konsekuensinya adalah sebagian struktur pengikat asli Wii Remote tidak lagi digunakan.
Magnetic rail dari Joy-Con kemudian menjadi salah satu bagian penting dalam mekanisme pemasangan. Komponen tersebut memungkinkan controller tetap menempel pada badan Nintendo Switch 2.
Hasilnya, controller modifikasi tersebut mempertahankan fungsi pemasangan magnetis seperti Joy-Con 2. Bentuk fisiknya tetap menggunakan desain Wii Remote yang lebih besar.
“Baca Juga: Redmi Watch 6 Active Tawarkan Daya Tahan hingga 18 Hari”
Proyek Menggabungkan Dua Era Controller Nintendo
Proyek Kouzex mempertemukan desain Wii Remote dengan teknologi controller Nintendo Switch 2. Wii Remote sebelumnya menjadi salah satu identitas utama Nintendo Wii melalui kemampuan kendali gerak.
Sementara itu, Nintendo Switch memperkenalkan pendekatan controller modular melalui Joy-Con. Joy-Con 2 tetap mempertahankan motion control dalam bentuk yang lebih ringkas.
Modifikasi tersebut menggabungkan kedua pendekatan tersebut dalam satu perangkat. Casing Wii Remote juga menawarkan ukuran genggaman yang lebih besar dibandingkan Joy-Con standar.
Karakteristik tersebut dapat memberikan alternatif bagi pengguna dengan tangan lebih besar. Namun, perangkat tersebut tetap merupakan proyek modifikasi pribadi dan bukan produk resmi Nintendo.
Hasil akhirnya menunjukkan fleksibilitas perangkat keras Joy-Con 2 untuk proyek modding. Proyek ini juga memperlihatkan bagaimana desain controller Nintendo dari dua generasi dapat dipadukan.
