kholvad.com – itel resmi mengumumkan kehadiran smartphone terbarunya, City 200. Perangkat ini diposisikan sebagai ponsel kelas entry level dengan sejumlah keunggulan menarik. Peluncuran ini memperluas lini produk itel di segmen terjangkau. City 200 menyasar pengguna yang menginginkan fitur kompetitif dengan harga ramah.
“Baca Juga: Mistfall Hunter Siap Meluncur ke PlayStation 5″
Secara desain, itel City 200 mengusung konsep unibody. itel menyebut pendekatan ini sebagai Metallic Deco. Tampilan tersebut dirancang untuk memberi kesan premium meski berada di kelas dasar. Desain ini menjadi salah satu nilai jual utama perangkat.
Di bagian depan, smartphone ini menggunakan layar berukuran 6,78 inci. Desainnya mengadopsi punch hole untuk kamera depan. Pendekatan ini memberikan tampilan layar lebih luas. Rasio layar yang besar mendukung pengalaman multimedia.
Layar 6,78 Inci 120 Hz dengan Kecerahan Hingga 700 Nits
itel City 200 dibekali layar resolusi 720p+. Meski bukan Full HD, panel ini menawarkan refresh rate 120 Hz. Fitur tersebut tergolong jarang di kelas entry level. Refresh rate tinggi membuat animasi dan navigasi terasa lebih halus.
Kecerahan layar diklaim mencapai hingga 700 nits. Tingkat ini cukup untuk penggunaan luar ruangan. Pengguna dapat menikmati konten dengan visibilitas yang memadai. Spesifikasi ini mendukung aktivitas harian seperti media sosial dan streaming.
Kombinasi ukuran layar besar dan refresh rate tinggi menjadi daya tarik. Fitur tersebut umumnya ditemukan di segmen lebih tinggi. itel mencoba menghadirkan nilai tambah di kelas harga terjangkau. Strategi ini memperkuat daya saing produk.
Ditenagai SoC Unisoc T7250 dengan CPU Cortex-A75
Untuk dapur pacu, itel City 200 menggunakan SoC Unisoc T7250. Chipset ini terdiri dari delapan inti prosesor. Konfigurasinya meliputi dua inti Cortex-A75 hingga 1,8 GHz. Enam inti lainnya adalah Cortex-A55 hingga 1,6 GHz.
GPU yang digunakan adalah ARM Mali-G57 dengan kecepatan 850 MHz. Kombinasi ini dirancang untuk kebutuhan harian. Pengguna dapat menjalankan aplikasi umum dan permainan ringan. Performa difokuskan pada efisiensi daya dan stabilitas.
Penggunaan Unisoc T7250 menunjukkan strategi efisiensi biaya. Chipset ini umum ditemukan pada perangkat entry level. Spesifikasi tersebut cukup untuk aktivitas dasar. itel menargetkan keseimbangan antara performa dan harga.
Kamera 50 MP dan Fitur Dual Video
Di sektor fotografi, itel City 200 membawa kamera utama 50 MP. Kamera ini ditempatkan di bagian belakang perangkat. Untuk kebutuhan swafoto, tersedia kamera depan 8 MP. Kombinasi ini mendukung dokumentasi harian.
Belum ada informasi detail mengenai opsi perekaman video. Namun, perangkat ini mendukung fitur Dual Video. Fitur tersebut memungkinkan perekaman kamera depan dan belakang secara bersamaan. Hasilnya digabung dalam satu frame.
Dual Video biasanya ditemukan pada perangkat kelas menengah. Kehadirannya di segmen entry level menjadi nilai tambah. Fitur ini dapat dimanfaatkan untuk konten kreator pemula. itel tampaknya menargetkan pengguna muda.
“Baca Juga: Pemilu Thailand Diprediksi Dimenangkan Partai Charnvirakul”
Baterai 5200 mAh dengan Ketahanan dan Sertifikasi MIL-STD 810H
itel City 200 dibekali baterai berkapasitas 5200 mAh. Kapasitas ini dirancang untuk penggunaan seharian penuh. itel mengklaim baterai mampu bertahan hingga 1600 siklus pengisian. Klaim tersebut setara dengan masa pakai hingga empat tahun penggunaan normal.
Perangkat ini juga telah lolos uji ketahanan MIL-STD 810H. Sertifikasi ini mengindikasikan daya tahan terhadap kondisi tertentu. Selain itu, smartphone ini memiliki rating IP65. Artinya, perangkat tahan debu dan cipratan air.
Kombinasi baterai besar dan sertifikasi ketahanan menjadi nilai tambah. itel berupaya menghadirkan perangkat tangguh di kelas entry level. City 200 menawarkan fitur kompetitif dalam paket terjangkau. Perangkat ini memperkuat posisi itel di pasar smartphone pemula.
