kholvad.com – Itel kembali meramaikan pasar smartphone entry-level lewat peluncuran Itel A100 Pro di India. Perangkat ini hadir sebagai bagian terbaru dari lini A100 dengan fokus pada harga terjangkau dan desain modern.
Meski masuk kategori smartphone budget, Itel tetap mencoba menghadirkan beberapa fitur menarik untuk segmen entry-level. Mulai dari layar refresh rate tinggi hingga kapasitas baterai besar menjadi daya tarik utama perangkat ini.
Itel A100 Pro dibekali layar IPS LCD berukuran 6,6 inci dengan resolusi HD+. Panel tersebut juga sudah mendukung refresh rate 90Hz untuk memberikan pengalaman visual yang lebih halus.
“Baca Juga: Lenovo Rilis Legion Y70 untuk Gamer Mobile”
Kehadiran refresh rate tinggi di kelas harga murah kini semakin umum ditemukan. Fitur tersebut membantu tampilan scrolling media sosial dan navigasi antarmuka terasa lebih responsif dibanding layar 60Hz standar.
Namun dari sisi desain depan, smartphone ini masih mempertahankan bezel yang cukup tebal. Kamera selfie ditempatkan menggunakan desain notch waterdrop klasik yang umum di segmen entry-level.
Dengan kombinasi spesifikasi dan harga agresif, Itel tampaknya ingin memperkuat posisi mereka di pasar smartphone murah yang sangat kompetitif.
Desain Belakang Mirip iPhone Jadi Sorotan
Salah satu hal yang paling mencuri perhatian dari Itel A100 Pro adalah desain bagian belakangnya. Smartphone ini disebut membawa tampilan yang mirip dengan desain seri iPhone 17 Pro.
Kemiripan tersebut terlihat dari susunan modul kamera dan pilihan warna perangkat. Varian warna oranye yang diberi nama Comet Orange menjadi salah satu opsi paling mencolok.
Pendekatan desain seperti ini memang cukup sering digunakan produsen smartphone entry-level. Tampilan ala flagship dianggap mampu menarik perhatian pengguna yang ingin perangkat murah dengan kesan premium.
Meski desain belakang terlihat modern, konfigurasi kamera perangkat tetap sederhana. Itel hanya membekali satu kamera belakang beresolusi 8MP untuk kebutuhan fotografi dasar.
Sementara itu, kamera depan menggunakan sensor 5MP yang ditempatkan di dalam notch waterdrop. Kamera ini ditujukan untuk selfie ringan dan video call sehari-hari.
Fokus utama perangkat memang bukan sektor fotografi, melainkan keseimbangan fitur dasar dengan harga yang tetap terjangkau untuk pasar entry-level.
Unisoc T7100 Jadi Otak Utama Smartphone
Untuk performa, Itel A100 Pro menggunakan Unisoc T7100 sebagai chipset utama. SoC ini hadir dengan konfigurasi CPU octa-core dan clock speed hingga 1.8 GHz.
Chipset tersebut dirancang untuk kebutuhan penggunaan harian ringan seperti media sosial, chatting, streaming video, dan multitasking sederhana.
Itel memasangkan chipset ini dengan RAM 3GB dan storage internal 64GB. Konfigurasi tersebut tergolong standar untuk smartphone di kelas harga sekitar Rp1 jutaan.
Meski kapasitas penyimpanan internal terasa cukup terbatas untuk standar modern, perangkat masih menyediakan slot microSD tambahan. Pengguna dapat memperluas kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan.
Dukungan microSD menjadi nilai tambah penting di segmen entry-level. Banyak pengguna masih membutuhkan ruang tambahan untuk foto, video, dan aplikasi.
Kombinasi Unisoc T7100 dan RAM 3GB memang bukan untuk performa gaming berat. Namun spesifikasi tersebut dinilai cukup untuk aktivitas harian dasar dengan konsumsi daya yang efisien.
Baterai 5000mAh dan Fitur Tambahan Lengkapi Paket
Itel A100 Pro dibekali baterai berkapasitas 5000mAh. Kapasitas ini menjadi salah satu fitur utama karena mampu mendukung penggunaan seharian dalam aktivitas normal.
Untuk pengisian daya, perangkat mendukung charging 10W. Kecepatan tersebut memang masih tergolong standar, namun cukup umum untuk smartphone entry-level.
Selain spesifikasi utama, Itel juga menyematkan beberapa fitur tambahan yang cukup menarik di kelas harganya. Salah satunya adalah sensor fingerprint side-mounted untuk keamanan perangkat.
Smartphone ini juga dibekali IR Blaster yang memungkinkan perangkat digunakan sebagai remote elektronik tertentu. Fitur seperti ini mulai jarang ditemukan di beberapa smartphone modern.
Dukungan dual SIM 4G, Bluetooth 5.0, Wi-Fi, dan jack audio 3.5mm juga tetap tersedia. Kehadiran jack audio masih menjadi nilai tambah bagi banyak pengguna entry-level.
Menariknya lagi, perangkat sudah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810 untuk durabilitas. Sertifikasi ini menunjukkan perangkat memiliki ketahanan tambahan terhadap kondisi penggunaan tertentu.
“Baca Juga: Pokémon TCG Pocket Lewati 200 Juta Unduhan”
Harga Itel A100 Pro Mulai Rp1,6 Jutaan
Itel A100 Pro hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu Comet Orange, Cloud White, dan Black. Varian warna oranye menjadi salah satu yang paling menonjol karena memberi kesan lebih berani dan berbeda.
Di India, smartphone ini dijual dengan harga 8.999 rupee atau sekitar Rp1,6 jutaan. Harga tersebut menempatkannya di segmen entry-level yang cukup kompetitif.
Dengan banderol tersebut, perangkat akan bersaing dengan berbagai smartphone murah dari brand lain yang juga menawarkan layar 90Hz dan baterai besar.
Meski spesifikasinya sederhana, Itel tampaknya mencoba menghadirkan kombinasi desain modern dan fitur praktis untuk menarik pengguna baru maupun pasar pemula.
Hingga saat ini, Itel masih belum memberikan informasi resmi mengenai ketersediaan global perangkat tersebut. Belum diketahui apakah smartphone ini juga akan masuk ke pasar Indonesia dalam waktu dekat.
Namun melihat strategi Itel sebelumnya, kemungkinan kehadiran perangkat di pasar Asia lain tetap cukup terbuka. Apalagi segmen smartphone murah masih memiliki permintaan yang besar di berbagai negara berkembang.
