kholvad.com – Intel mulai merapikan portofolio prosesornya dengan menghentikan secara bertahap lini prosesor generasi ke-12 yang dikenal dengan nama Alder Lake. Kepastian ini tertuang dalam dokumen Product Change Notification (PCN) terbaru yang dirilis perusahaan. Di mana Intel menyatakan bahwa seluruh keluarga Alder Lake telah resmi memasuki fase end of life (EOL). Meski demikian, prosesor tersebut tidak langsung lenyap dari pasar. Karena Intel masih memberikan waktu transisi yang cukup panjang bagi mitra dan konsumen sebelum penghentian total berlaku.
“Baca Juga: Regulasi AI Resmi Berlaku di Korea Selatan”
Dalam dokumen tersebut, Intel menjelaskan bahwa pemesanan terakhir untuk prosesor Alder Lake masih dibuka hingga 24 Juli 2026. Setelah tanggal tersebut, tidak akan ada lagi pesanan baru yang diterima. Sementara itu, pengiriman unit terakhir dijadwalkan berlangsung hingga 22 Januari 2027. Skema ini menunjukkan bahwa Intel ingin memastikan rantai pasok dan kebutuhan pasar tetap terpenuhi. Terutama bagi segmen yang masih bergantung pada platform lama.
Seluruh Keluarga Alder Lake Terdampak Penghentian
Penghentian bertahap ini mencakup seluruh varian prosesor Alder Lake. Mulai dari seri entry-level seperti Celeron dan Pentium, hingga lini tertinggi Core i9. Dengan demikian, tidak ada pengecualian dalam keluarga Gen-12 ini. Alder Lake sendiri merupakan generasi penting bagi Intel karena menjadi arsitektur hybrid pertama yang menggabungkan Performance-core (P-core) dan Efficient-core (E-core). Sebuah pendekatan yang kemudian menjadi fondasi bagi generasi berikutnya.
Meski sudah masuk fase EOL, keberadaan Alder Lake di pasar masih akan terasa cukup lama. Banyak produsen PC rakitan, sistem OEM, dan pengguna rumahan yang masih memanfaatkan prosesor ini karena kombinasi performa, efisiensi daya, dan dukungan memori DDR4 maupun DDR5. Hal ini membuat Alder Lake tetap relevan, terutama di tengah fluktuasi harga komponen PC dalam beberapa tahun terakhir.
Prosesor Server Sapphire Rapids Juga Masuk Fase Serupa
Tidak hanya lini konsumen, Intel juga mengonfirmasi bahwa prosesor server generasi keempat Xeon Scalable. Yang dikenal dengan nama Sapphire Rapids, turut memasuki fase penghentian bertahap. Untuk segmen server ini, batas pemesanan terakhir ditetapkan pada 26 September 2025. Namun, berbeda dengan Alder Lake, pengiriman Sapphire Rapids masih akan berlanjut hingga 31 Maret 2028. Mencerminkan siklus hidup produk server yang umumnya lebih panjang.
Langkah ini menunjukkan bahwa Intel tengah memfokuskan sumber daya dan dukungan pada arsitektur yang lebih baru, seiring dengan transisi industri ke kebutuhan komputasi yang lebih kompleks, termasuk AI, cloud, dan workload enterprise berskala besar.
“Baca Juga: V80 Max dan A76 5G Resmi Dirilis nubia di RI”
Dampak terhadap Ekosistem LGA 1700
Dengan dimulainya fase penghentian Alder Lake, ekosistem socket LGA 1700 di segmen konsumen kini hanya menyisakan prosesor generasi ke-13 dan ke-14, yakni Raptor Lake dan Raptor Lake Refresh. Kedua generasi tersebut menjadi satu-satunya prosesor Intel yang masih aktif diproduksi dan dikirim untuk platform LGA 1700.
LGA 1700 sendiri dikenal sebagai salah satu platform desktop Intel dengan masa pakai terpanjang, karena mendukung tiga generasi prosesor sekaligus. Selain itu, platform ini juga fleksibel karena mendukung penggunaan memori DDR4 dan DDR5. Di tengah ketersediaan DDR5 yang belum sepenuhnya stabil dan harganya yang relatif lebih tinggi, banyak pengguna masih memilih DDR4 untuk menekan biaya rakitan PC.
Situasi ini membuat prosesor generasi ke-13 dan ke-14 menjadi semakin krusial bagi pengguna yang ingin bertahan di platform LGA 1700 tanpa harus berpindah ke socket yang lebih baru. Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada kestabilan pasokan komponen dan harga, terutama sebelum Alder Lake benar-benar menghilang dari pasar pada awal 2027.
