kholvad.com – Bose memperkenalkan QuietComfort Headphone Gen 2 sebagai penerus headphone ANC generasi sebelumnya. Peluncuran ini berlangsung sekitar tiga tahun setelah generasi pertama diperkenalkan. Bose membawa sejumlah peningkatan pada teknologi audio dan peredam bising perangkat tersebut. Salah satu fitur utamanya adalah TrueSpatial yang sebelumnya tersedia pada lini QuietComfort Ultra. Teknologi tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman audio spasial yang lebih imersif. Bose menyediakan tiga mode TrueSpatial dengan karakter penggunaan berbeda.
Mode Still menjaga posisi suara tetap stabil ketika kepala pengguna bergerak. Mode Motion membuat arah suara mengikuti pergerakan kepala secara lebih alami. Sementara itu, mode Cinema memperluas soundstage dengan dialog tetap terdengar dari bagian tengah. Fitur tersebut memberikan pilihan pengalaman audio berdasarkan jenis konten dan preferensi pengguna. Bose juga meningkatkan kemampuan koneksi kabel dan nirkabel pada generasi terbaru. Dukungan Bluetooth 5.4 kini menggantikan standar konektivitas pada generasi sebelumnya. Pemutaran audio lossless juga tersedia melalui koneksi USB-C dengan kualitas hingga 24-bit/48kHz.
“Baca Juga: Realme 16x 5G Resmi Hadir, Bawa Baterai 7.000 mAh”
TrueSpatial Hadir dengan Tiga Mode Audio Spasial
TrueSpatial menjadi salah satu fitur baru yang paling menonjol pada QuietComfort Headphone Gen 2. Teknologi tersebut sebelumnya hanya tersedia pada lini headphone QuietComfort Ultra. Bose kini membawa kemampuan tersebut ke seri QuietComfort reguler. TrueSpatial dirancang untuk menciptakan efek audio spasial yang terasa lebih imersif. Pengguna dapat memilih mode Still, Motion, atau Cinema sesuai kebutuhan. Mode Still mempertahankan posisi suara ketika pengguna menggerakkan kepala. Karakter tersebut membuat sumber suara terasa tetap berada pada posisi tertentu.
Mode Motion menggunakan pergerakan kepala untuk menyesuaikan arah suara secara lebih dinamis. Pengalaman tersebut dapat memberikan sensasi audio yang lebih mengikuti posisi pengguna. Sementara itu, mode Cinema dirancang untuk memperluas soundstage ketika menikmati konten film. Dialog tetap dipertahankan pada bagian tengah agar suara percakapan lebih mudah diikuti. Ketiga mode tersebut memberikan pendekatan berbeda terhadap pengalaman audio spasial. Bose menghadirkan fitur tersebut untuk memperluas kemampuan headphone di luar sekadar pemutaran musik. Pengguna dapat memilih mode berdasarkan jenis konten dan pengalaman audio yang diinginkan.
USB-C Kini Mendukung Audio Lossless 24-bit/48kHz
Bose juga meningkatkan kemampuan pemutaran audio melalui koneksi kabel USB-C. QuietComfort Headphone Gen 2 mendukung audio lossless hingga kualitas 24-bit/48kHz. Port USB-C tersebut juga digunakan untuk mengisi daya headphone. Dukungan audio lossless memberikan pilihan tambahan bagi pengguna yang mengutamakan kualitas suara. Pengguna tidak harus bergantung pada koneksi Bluetooth ketika ingin menggunakan koneksi kabel. Bose juga memperbarui konektivitas nirkabel perangkat menggunakan Bluetooth 5.4. Standar tersebut lebih baru dibandingkan teknologi Bluetooth pada generasi sebelumnya. Namun, Bose tetap mempertahankan klaim daya tahan baterai hingga 24 jam.
Durasi tersebut sama dengan yang ditawarkan generasi sebelumnya. Daya tahan aktual dapat berbeda berdasarkan volume dan fitur yang digunakan. Penggunaan teknologi audio spasial juga dapat memengaruhi konsumsi daya perangkat. Meskipun demikian, kapasitas penggunaan hingga 24 jam tetap menjadi bagian penting dari headphone. Kombinasi USB-C dan Bluetooth 5.4 membuat perangkat lebih fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan.
Bose Tingkatkan ANC dan Aware Mode untuk Suara Mendadak
Bose melakukan penyempurnaan pada algoritma active noise cancellation atau ANC di generasi terbaru. Perusahaan juga memperbarui sistem Aware Mode untuk meningkatkan pengalaman mendengarkan. Aware Mode memungkinkan pengguna mendengar suara lingkungan tanpa melepas headphone. Pada generasi terbaru, sistem tersebut dirancang untuk merespons suara mendadak dengan lebih halus. Contohnya termasuk suara sirene atau pintu yang tertutup dengan keras.
Sistem dapat menyesuaikan respons terhadap suara tersebut agar perubahan tidak terasa mengganggu. Bose juga mengoptimalkan sistem ANC yang menggunakan enam mikrofon. Pengembangan tersebut ditujukan untuk mengurangi kebocoran suara di sekitar earcup. Masalah tersebut dapat terjadi ketika terdapat celah kecil antara earcup dan kepala pengguna. Kondisi tersebut salah satunya dapat muncul ketika pengguna mengenakan kacamata. Bose mengklaim penyempurnaan sistem membantu mempertahankan kinerja peredam bising dalam kondisi tersebut. Perbaikan ini menjadi bagian penting karena ANC sangat bergantung pada isolasi di sekitar telinga. Dengan optimasi algoritma dan mikrofon, Bose berupaya menjaga performa ANC tetap konsisten.
“Baca Juga: Bocoran POCO M8x 5G Ungkap Spesifikasi Utama”
Desain QuietComfort Gen 2 Lebih Nyaman untuk Penggunaan Lama
Bose turut melakukan sejumlah perubahan pada aspek kenyamanan QuietComfort Headphone Gen 2. Bantalan earcup kini dibuat lebih lembut untuk memberikan rasa nyaman ketika digunakan. Bose juga menyesuaikan tekanan headband agar headphone terasa lebih pas di kepala. Penyesuaian tersebut penting bagi pengguna yang menggunakan headphone dalam waktu lama. Desain tetap mempertahankan karakter QuietComfort yang berfokus pada kenyamanan. Bose menyediakan pilihan warna hitam dan putih sebagai varian standar. Edisi khusus juga tersedia dalam warna Eucalyptus Green, Dewdrop Mint, dan Rosewood Mauve.
Pilihan warna tersebut memberikan alternatif bagi pengguna yang menginginkan tampilan berbeda. QuietComfort Headphone Gen 2 dibanderol 359 dolar AS untuk pasar internasional. Harga tersebut setara sekitar Rp6,3 juta berdasarkan informasi yang tersedia. Dengan TrueSpatial, audio lossless melalui USB-C, dan Bluetooth 5.4, perangkat membawa peningkatan cukup luas. Bose juga memperbaiki ANC, Aware Mode, serta kenyamanan fisik pada generasi terbaru. QuietComfort Headphone Gen 2 menjadi penerus yang mempertahankan daya tahan baterai sambil memperluas fitur audio.
