kholvad.com – Legenda Formula 1, Michael Schumacher, dikenal tidak hanya sebagai pembalap mobil. Ia juga memiliki passion kuat terhadap motor besar. Peraih tujuh gelar juara dunia ini aktif menjajal dunia balap di luar musim F1. Pada 2009, ia finis ketiga dalam ajang superbike Jerman di sirkuit Pannonia-Ring, Hongaria. Prestasi itu membuktikan kemampuannya melintasi batas antara balap mobil dan motor. Kecintaannya pada dunia roda dua bahkan sempat berujung cedera leher pada 2010. Cedera tersebut memaksanya menunda rencana kembali ke F1.
Motor Honda CBR1000RR Schumacher Terjual Rp1,4 Miliar
Sebuah motor Honda CBR1000RR Fireblade milik Schumacher keluaran 2010 baru saja terjual di lelang Sotheby’s Jerman. Lelang bertema “The Champions – Schumacher and F1 Legends” menampilkan lebih dari 300 barang memorabilia. Barang yang dilelang mencakup helm, sarung tangan bertanda tangan, hingga suku cadang mobil balap. Motor tersebut laku 64.800 poundsterling atau setara Rp1,4 miliar, jauh di atas estimasi awal 25.000–35.000 poundsterling. Fakta ini mencerminkan tingginya minat kolektor terhadap barang milik legenda F1.
“Baca Juga: Wuling Almaz Darion Hadir, Tawarkan Varian Listrik dan Hybrid“
Spesifikasi Balap dan Nilai Historis Schumacher
Honda CBR1000RR Fireblade ini bukan standar pabrikan. Motor tersebut disiapkan oleh Holzhauer Racing Performance (HRP) di Jerman khusus untuk balap. Modifikasinya mencakup ECU balap, quickshifter, knalpot Akrapovič, dan fairing karbon. Livery dan nomor 77 dipilih langsung oleh Schumacher, menambah nilai emosional bagi penggemar. Penggunaan motor ini tidak hanya untuk latihan, tetapi juga berpartisipasi di ajang balap lokal. Kombinasi spesifikasi teknis dan sejarah pengguna membuatnya menjadi aset koleksi yang langka.
Schumacher tetap menjadi ikon olahraga otomotif, meski sudah lama absen dari publik. Setiap barang miliknya yang dilelang selalu memicu antusiasme global. Penjualan motor ini menegaskan bahwa warisan Schumacher melampaui trek F1. Dengan catatan prestasi dan reputasi yang ia bangun, nilai memorabilia miliknya kemungkinan akan terus meningkat di masa depan.
“Baca Juga: AFPI Tegaskan Bunga Pinjol untuk Lindungi Konsumen“
